KEMENAG SIAPKAN RIBUAN MASJID JADI TEMPAT TRANSIT PEMUDIK 2026

  • Bagikan

JAKARTA | SNN – Kementerian Agama Republik Indonesia mulai melakukan langkah proaktif untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2026 dengan menyiapkan sebanyak 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat transit bagi para pemudik. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas istirahat yang representatif, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman. Masjid-masjid yang dipilih ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti area istirahat, ketersediaan air bersih yang cukup, serta ruang yang memadai untuk melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menekankan bahwa ribuan masjid tersebut tersebar di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama mudik, baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik berbasis keagamaan, sekaligus mengoptimalkan fungsi sosial masjid di tengah masyarakat. Dengan adanya ribuan titik transit ini, diharapkan penumpukan pemudik di rest area jalan tol atau titik-titik kemacetan lainnya dapat terurai, sehingga risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi dapat diminimalisir.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat layanan sosial. Kami ingin memastikan pemudik mendapatkan tempat istirahat yang layak dan religius selama perjalanan mereka,” ujar Kamaruddin Amin dalam keterangannya.

Selain penyiapan fisik bangunan dan fasilitas, Kementerian Agama juga berkoordinasi dengan para pengurus masjid atau takmir untuk memastikan aspek kebersihan dan keamanan selama masa mudik berlangsung. Program ini menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah, di mana sinergi antara lembaga pemerintah dan pengelola rumah ibadah diharapkan mampu menciptakan pengalaman mudik yang lebih manusiawi bagi seluruh umat Muslim di Indonesia.[red]

Penulis: AprilyaEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *