Banda Aceh | SNN – Musibah kebakaran kembali menyisakan duka di Gampong Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng. Satu unit rumah milik warga bernama Rasyidi ludes dilalap api dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Di balik puing-puing rumah yang hangus, tersisa kepedihan bagi korban yang sehari-hari menggantungkan hidup sebagai penjual nasi. Seluruh isi rumah dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan Diskominfo Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, merespons hal ini dengan turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada korban. Kehadirannya menjadi simbol respons cepat pemerintah terhadap warga yang tertimpa bencana.
Dalam kunjungannya, Jalaluddin menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus memastikan bahwa pemerintah kota tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan bahwa bantuan darurat telah disalurkan melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh dan Dinas Sosial sebagai langkah awal pemulihan kondisi korban.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Yusuf Al Qardhawy, berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban korban di tengah situasi sulit. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar korban diberikan ketabahan dan digantikan dengan rezeki yang lebih baik.
Meski bantuan masa panik telah disalurkan, peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di kawasan permukiman padat. Selain respons cepat, langkah pencegahan dinilai menjadi hal yang tak kalah mendesak agar kejadian serupa tidak terus berulang. Dalam peninjauan tersebut, Sekda turut didampingi sejumlah pejabat terkait, termasuk perwakilan Dinas Sosial, pihak kecamatan, serta aparatur gampong setempat. [TP]












