BIREUEN | SNN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini siaga bencana hidrometeorologi untuk wilayah Provinsi Aceh. Terpantau adanya pola siklonik dan konvergensi yang memicu pembentukan awan hujan intensitas lebat disertai angin kencang di sejumlah titik, termasuk Kabupaten Bireuen, Sabtu (14/2/2026).
Pihak BMKG memperingatkan bahwa cuaca ekstrem ini berisiko menimbulkan banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Kelas I SIM, periode kewaspadaan terbagi dalam dua gelombang, yakni 11–15 Februari dan 16–20 Februari 2026. Masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah rawan genangan, diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan terus memantau informasi cuaca resmi guna meminimalkan dampak kerugian materiil maupun jiwa. (DI)












