BANDA ACEH | SaranNews – Infrastruktur jalan lingkungan di wilayah Kota Banda Aceh kembali menjadi sorotan. Kali ini, warga di kawasan Peurada mengeluhkan kerusakan badan jalan yang berlubang dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama di malam hari.
Pantauan di lokasi pada Senin (12/1/2026), lubang menganga terlihat di bagian tengah jalan sempit yang menjadi akses utama keluar-masuk warga perumahan tersebut. Kerusakan ini memaksa pengendara, khususnya roda dua, untuk ekstra hati-hati guna menghindari kecelakaan.
Hafiza, salah seorang warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan yang sudah lama tidak mendapat perbaikan tersebut.
“Kalau siang masih kelihatan, tapi kalau malam kami takut jatuh. Jalan ini sangat aktif dilewati warga, termasuk anak-anak sekolah dan orang tua. Minimnya pencahayaan di sekitar lokasi makin menambah risiko,” ujar Hafiza.
Senada dengan Hafiza, warga lainnya juga mengeluhkan bahwa jika terus dibiarkan tanpa penanganan, lubang tersebut akan semakin membesar dan berpotensi memakan korban. Jalan Peurada selama ini memiliki peran vital sebagai jalur aktivitas harian warga menuju kantor maupun sekolah.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Banda Aceh melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan. Warga menilai, perhatian terhadap jalan lingkungan di pemukiman sama pentingnya dengan jalan utama demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota. (TPI)











