ACEH BARAT DAYA | Sarannews – Warga Gampong Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), meminta pemerintah daerah untuk membongkar tanggul yang menjorok ke laut dimulut muara di kawasan pemukiman mereka. Struktur yang dibangun pada tahun 2017 tersebut dinilai sudah tidak lagi bermanfaat dan justru dituding menjadi salah satu faktor penyebab abrasi yang mengancam rumah warga selama ini.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh aparat gampong setempat, termasuk Ketua Tuha Peut Abdul Azis HS, Anggota Tuha Peut Munjirin, Kepala Dusun Pinggir Pantai Syahrial, dan Kepala Dusun Kedai Lintang Mispardi, saat ditemui di lokasi pada Kamis (6/11/2025). Menurut Abdul Azis, tanggul tersebut menyebabkan ombak mengarah langsung ke pemukiman, yang selama ini berkontribusi terhadap pengikisan pantai.

Abdul Azis menjelaskan bahwa aspirasi untuk membongkar tanggul ini sudah pernah disampaikan oleh warga kepada Pemerintah Daerah Abdya periode sebelumnya. “Namun hingga saat ini belum ada tindaklanjutnya,” imbuh Abd Azis.
Desakan warga ini kembali menguat lantaran saat ini di lokasi yang sama sedang berlangsung proyek Pembangunan Pengaman Pantai Susoh (Desa Kedai Palak Kerambil) yang didanai oleh APBN. Proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum ini, yang dikerjakan oleh PT. Sinar Harapan Bersaudara, dinilai warga sebagai momentum yang tepat. “Jika pembongkaran tanggul dimaksud dapat dilakukan sekarang bersamaan dengan pembangunan Pengaman Pantai tersebut kan lebih baik dan efektif,” ujar Azis.
Nada yang sama disampaikan Kadus Pinggir Panai, Syahrial. Ia merinci bahwa tanggul yang diminta warga untuk dibongkar tersebut memiliki panjang sekitar 40 meter. Menurutnya, pembongkaran saat ini akan sangat efisien. “Jika dilakukan sekarang mungkin materialnya kan bisa dipakai untuk pembangunan pengaman tebing yang sedang dikerjakan dengan APBN itu juga,” ungkapnya yang diamini oleh Kadus Kedai Lintang Mispardi.

Melalui aparat gampong, warga kembali menitipkan harapan mereka kepada pimpinan daerah agar aspirasi ini dapat segera ditindaklanjuti demi rasa aman dan nyaman warga yang tinggal di pinggir pantai.
“Kami atas nama Tuha peut dan Masyarakat Gampong Kedai Palak Kerambil kembali memohon kepada Bapak Bupati, agar kiranya keinginan kami untuk dibongkarnya tanggul yang menjorok dan tidak ada fungsi lagi tersebut dapat dipertimbangkan, agar warga kami yang barada dipinggir pantai ini dapat merasa lebih aman dan nyaman,” pinta Abdul Azis.[red]











