Teuku Khadri Terima Mandat Pimpin LPLHI-KLHI Aceh Selatan

  • Bagikan

BANDA ACEH | SNN – Mantan Sekretaris Umum Pemuda Aceh Selatan, Teuku Khadri, secara resmi menerima mandat sebagai Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup IndonesiaKawasan Laut Hutan dan Industri (LPLHI-KLHI) Kabupaten Aceh Selatan. Pengangkatan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor SK/01/DPW/LPLHI/KLHI/ACEH/II/2026 yang diterbitkan oleh DPW LPLHI-KLHI Aceh. Melalui SK tersebut, Teuku Khadri ditunjuk sebagai Pejabat Pengurus Sementara (Karateker) dengan tugas utama membentuk struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPLHI-KLHI di kabupaten tersebut.

LPLHI-KLHI merupakan lembaga swadaya masyarakat berskala nasional yang bergerak aktif dalam bidang perlindungan, pelestarian, dan advokasi lingkungan hidup, dengan fokus khusus pada kawasan laut, hutan, dan industri. Agenda utama lembaga ini meliputi pengawasan terhadap pencemaran lingkungan, advokasi kebijakan publik, serta pelaksanaan aksi nyata di lapangan seperti penanaman pohon dan perlindungan sumber mata air. Ketua LPLHI-KLHI Provinsi Aceh, Nasri Saputra, menyatakan keyakinannya terhadap penunjukan ini. Sebagai tokoh muda yang dikenal energik, visioner, dan berpengalaman di organisasi sosial, Teuku Khadri dinilai mampu menjalankan roda organisasi sesuai visi-misi serta menjaga nama baik lembaga.

Terkait kondisi lingkungan di wilayah kerjanya, Teuku Khadri memberikan sorotan tajam. Kepada awak media, ia mengatakan, “Aceh Selatan sendiri menghadapi tantangan lingkungan yang kompleks. mulai intensitas bencana alam yang tinggi akibat kombinasi cuaca ekstrem dan kerusakan ekosistem, Sesuai data Yayasan HAKA Aceh selatan menjadi salah satu penyumbang tertinggi deforestasi di Provinsi Aceh, dengan kehilangan tutupan hutan alam mencapai 1.854 hektar pada tahun 2023, meningkatnya komflik manusia dengan satwa liar, seringnya terjadi banjir dan longsor, dan komplik masyarakat adat dengan pihak Perusahan.”

Merespons berbagai persoalan tersebut, Teuku Khadri telah menyusun strategi awal organisasi. Ia menjelaskan, “Dari beberapa tantang ini saya sebagai penerima mandat Ketua langkah pertama menargetkan Pemenuhan Struktural untuk memastikan organisasi dapat berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu mencapai visi-misi yang telah ditetapkan. Target ini mencakup penyusunan salah satu nya Kepala Bagian Investigasi dan mitigasi, supaya kerja Organisasi lebih solid, efisien, dan berintegritas dalam jangka waktu yang telah ditentukan,”

Di bawah kepemimpinan Teuku Khadri, LPLHI-KLHI Aceh Selatan diharapkan mampu memposisikan diri sebagai mitra yang kritis dan independen dalam mengawal setiap kebijakan lingkungan. Selain itu, kehadiran lembaga ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Aceh Selatan.[red]

Penulis: AprilyaEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *