ACEH UTARA | SaranNews – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memacu pembangunan infrastruktur hunian bagi ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, menargetkan seluruh warga terdampak sudah bisa menempati Hunian Sementara (Huntara) sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Keputusan ini diambil sebagai langkah taktis untuk mengakhiri masa sulit warga yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda darurat dalam kondisi terbatas.
“Kami prioritaskan pembangunan Huntara rampung secepatnya. Targetnya jelas, agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak dan tenang,” tegas Ayah Wa saat memberikan keterangan resmi, Senin (12/1/2026).
Ayah Wa merincikan, rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) komunal akan tersebar di 16 lokasi pada tujuh kecamatan, yakni Tanah Jambo Aye, Lapang, Seunuddon, Dewantara, Baktiya, Langkahan, dan Sawang.
Secara simultan, pembangunan Huntara juga dipacu di 20 titik lokasi pada kecamatan yang sama. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam masa pemulihan pascabencana untuk memastikan pemenuhan hak dasar warga kembali normal.
Diharapkan, kehadiran Huntara ini menjadi solusi jangka pendek yang efektif sebelum proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen rumah warga yang rusak berat selesai dilaksanakan secara menyeluruh. (DI)












