Tambang di Menggamat dan Omong Kosong Investasi

  • Bagikan

Oleh: Afrizal Putra Daerah Kluet Tengah

ACEH SELATAN | Saya selaku putra daerah Kluet Tengah meminta Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, harus teliti dan jangan terburu-buru mengeluarkan surat rekomendasi terhadap permohonan PT. Menara Kembar Abadi (MKA), meskipun sampai saat ini beliau belum mengeluarkan rekomendasi tersebut. Sikap yang ditunjukkan [pemerintah] tentunya mendapat respon dari berbagai kalangan masyarakat yang meminta pemerintahan kabupaten Aceh Selatan agar bersikap transparan dan profesional atas ketidakjelasan sikap mengenai perizinan pertambangan.

Jika alasan kehadiran investor seperti PT. MKA dapat menggerakkan perekonomian lokal, rasanya sudah satu dekade lebih perusahaan tambang keluar masuk ke Kluet Tengah, namun hingga saat ini belum menjawab tantangan akan persoalan perekonomian masyarakat. Satu sisi, kehadiran perusahaan tambang malah memberikan dampak negatif berupa kerusakan lingkungan yang jelas-jelas meresahkan dan merugikan masyarakat.

Omong kosong jika PT. MKA berkomitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan tenaga kerja lokal, hingga kontribusi sosial bagi daerah. Itu semua tidak lebih dari janji manis namun faktanya nihil, seperti yang dilakukan perusahaan-perusahaan sebelumnya, baik yang masih beroperasi maupun yang sudah angkat kaki.

Saya juga meminta kepada semua pihak yang mendorong masuknya perusahaan ke Kluet Tengah [agar] berpikir jernih dan memihak kepada masyarakat luas. Saya juga meminta kepada seluruh pihak untuk menunjukkan satu perusahaan saja yang memberikan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

Afrizal juga menegaskan, wilayah Kluet Tengah bukan tanah kosong yang tak bertuan. Kepada seluruh perusahaan, termasuk PT. MKA, yang akan masuk, jangan memberikan ancaman keselamatan bagi masyarakat setempat.(**)

Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis dan tidak mencerminkan sikap redaksi.

Penulis: M Rizky AwiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *