BANDA ACEH | SNN — Sebuah Kegiatan mimbar bebas yang bertajuk “Suara Dibalik Jeruji Besi”, Kegiatan yang memadukan aksi penyampaian aspirasi dan momen kebersamaan di bulan suci Ramadan ini akan berlangsung pada sore hari ini, Senin, 2 Maret 2026, mulai pukul 16.30 WIB. Acara tersebut akan dipusatkan di Taman Bustanussalatin atau yang lebih akrab dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Taman Sari, Kota Banda Aceh. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan moral dan penggalangan solidaritas publik.
Aksi solidaritas sore ini secara luas diserukan melalui penggunaan kampanye tagar #BebaskanKawanKami dan #MarhabanYaMelawan. Berbeda dengan mimbar bebas pada umumnya, panitia penyelenggara merancang acara ini secara inklusif dengan menggabungkan unsur perlawanan, kesenian, dan tradisi sosial bulan puasa. Beberapa agenda utama yang akan mengisi ruang publik tersebut antara lain sesi korban bersuara, penampilan musik bersuara, hingga kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Berdasarkan susunan acara resmi yang dirilis, rangkaian kegiatan akan diawali dengan tahap persiapan singkat pada pukul 16.30 WIB. Peserta aksi dan masyarakat yang hadir kemudian akan langsung disuguhkan dengan pembacaan karya sastra yang bertajuk “Puisi Di Balik Jeruji”, yang segera disusul dengan agenda “Orasi Pembebasan”. Memasuki pukul 17.05 WIB, suasana di Taman Sari akan diwarnai dengan alunan “Musik Perlawanan” sebagai bentuk ekspresi seni sivitas pergerakan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan salah satu sesi paling krusial yakni “Suara Korban”, di mana pihak-pihak yang terdampak akan diberikan ruang untuk menyampaikan kesaksian dan aspirasi mereka hingga pukul 18.00 WIB.
Menjelang masuknya waktu berbuka puasa, ritme mimbar bebas akan diselingi dengan penampilan “Country Comedy”. Setelah hiburan singkat tersebut, inti dari tuntutan aksi akan disampaikan secara formal melalui pembacaan “Pernyataan Sikap” dari komunitas penyelenggara pada pukul 18.10 WIB. Pembacaan sikap ini akan berlanjut pada sesi “Diskusi Pembebasan” yang melibatkan para peserta. Seluruh rangkaian penyampaian pendapat di muka umum ini dijadwalkan berakhir tepat pada pukul 18.55 WIB, dan akan ditutup dengan agenda membaur bersama dalam kegiatan buka puasa bersama di lokasi acara.[red]












