Aceh Selatan | SaranNews – Di tengah waktu kritis menjelang akhir tahun anggaran 2025, SMA Negeri 1 Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, tampil sebagai inspirasi dan patut diapresiasi. Sekolah ini mencatatkan progres pengerjaan gabungan yang impresif sebesar 86% untuk dua paket Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi yang diterimanya tahun ini.
Capaian ini menempatkan SMAN 1 Labuhanhaji Timur sebagai satuan pendidikan dengan progres pengerjaan tertinggi dari 12 sekolah setingkat SMA di Aceh Selatan yang menerima program serupa tahun ini.

Diketahui, sekolah ini mengelola dua paket pekerjaan sekaligus yang bersumber dari APBN 2025. Paket tersebut mencakup “Rehabilitasi 8 Ruang Kelas” dengan nilai pagu anggaran Rp. 1.225.102.486, dan “Pembangunan Baru Toilet” senilai Rp. 152.980.994. Total nilai bantuan yang dikelola sekolah ini mencapai Rp 1.378.083.480.
Kepala Sekolah SMAN 1 Labuhanhaji Timur, HERI SATRIA,S.Pd, M.Pd, saat dikonfirmasi, membenarkan capaian tersebut. Ia menyatakan optimisme tinggi bahwa seluruh pekerjaan akan rampung tepat waktu, merujuk pada progres gabungan kedua item pekerjaan tersebut.
“pengerjaan sudah berjalan selama dua bulan lebih yang dimulai sejak agustus lalu dan akan berakhir masa kerja pada tanggal 30 November mendatang, selama ini tidak ada kendala yang berarti, dan hingga saat ini progres sudah mencapai 86 %, insyaallah kami optimis bisa menyelesaikan tepat waktu,” ujar Heri Satria.
Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat dan manajemen yang baik dari pihak sekolah dalam mengawal proyek bantuan pemerintah. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan contoh baik bagi sekolah-sekolah lain yang juga sedang mengejar target penyelesaian pekerjaan revitalisasi di sisa waktu tahun anggaran ini.
Namun demikian, Publik tetap terus mengawasi dengan pekerjaan dan waktu yang tersisa hingga proyek strategis bidang pendidikan tersebut benar-benar terlaksana sesuai spek dan waktu yang tepat dan dengan mutu yang baik juga.

Sarannews bersama mitra investigasinya, LSM Formaki, akan terus melakukan peninjauan ke seluruh titik penerima Dana Revitalisasi. Capaian positif di SMAN 1 Labuhanhaji Timur ini akan menjadi salah satu tolok ukur dalam pemantauan di 11 sekolah lainnya, sebagai bagian dari laporan komprehensif kepada publik.[red]










