BANDA ACEH | SNN — Kondisi area yang becek akibat guyuran hujan tidak menyurutkan minat masyarakat untuk mengunjungi perhelatan Peukan Raya Ramadhan di Banda Aceh. Sejak sore hingga malam hari, warga terpantau tetap memadati lokasi untuk berburu takjil dan menikmati suasana khas bulan suci, Selasa (10/3/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa titik di kawasan Peukan Raya mengalami genangan air dan permukaan tanah yang licin, terutama di jalur utama pejalan kaki. Meski demikian, arus pengunjung tidak terhenti; mereka terlihat tetap bersemangat melintasi area tersebut dengan berhati-hati.
Salah satu pengunjung, Ainul (22), mengungkapkan bahwa cuaca bukan penghalang baginya. “Memang agak becek karena habis hujan, tapi masih bisa dilewati. Saya tetap datang karena di sini banyak pilihan takjil, ada pembagian takjil gratis juga, dan yang terpenting vibes Ramadhannya sangat terasa kalau ke sini,” ujarnya.
Tak hanya pengunjung, para pedagang juga tetap optimis melayani pembeli. Mereka menilai antusiasme masyarakat tetap tinggi dan tidak terpengaruh signifikan oleh kondisi lapangan yang kurang nyaman. Peukan Raya Ramadhan terus membuktikan posisinya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Banda Aceh selama bulan puasa, yang menawarkan perpaduan antara wisata kuliner dan berbagai kegiatan menarik setiap harinya. (TP)












