Petani Lokal Belum Panen, Pasokan Langsat Asal Kutacane Dominasi Pasar Musiman di Aceh Selatan

  • Bagikan
(Foto: Dok. saranNews/Khairul Badri)

ACEH SELATAN | SaranNews — Geliat pasar buah musiman di sepanjang Jalan Lintas Banda Aceh–Medan wilayah Aceh Selatan kian semarak. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa seluruh stok buah langsat yang dijajakan saat ini sepenuhnya bergantung pada pasokan antarwilayah, menyusul belum tibanya masa panen bagi petani lokal di Aceh Selatan, Selasa (20/1/2026).

Salah seorang pedagang di Desa Geulumbuk, Kecamatan Kluet Selatan, Bang Irfan, mengungkapkan bahwa ia mendatangkan stok hingga 300 kilogram langsat dari distributor di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Dengan harga modal Rp10.500 per kilogram, ia menjualnya kembali seharga Rp15.000 kepada para pengendara yang melintas.

“Kalau dari petani lokal Aceh Selatan belum ada karena memang tidak sedang musim berbuah di sini. Kami bergantung penuh dari Kutacane dan sebagian kecil dari Sumatra Utara,” ujar Bang Irfan saat ditemui di lapaknya, Selasa (20/1/2026).

Dalam sehari, volume penjualan rata-rata mencapai 20 hingga 30 kilogram. Pola pasokan serupa juga dilakukan oleh puluhan pedagang lain di sepanjang jalur nasional tersebut. Meski harus mendatangkan dari luar daerah, kehadiran buah musiman ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan bagi warga lokal selama musim berlangsung. (KB)

Penulis: Khairul BadriEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *