Pertalite dan Biosolar di SPBU 14.237.454 Labuhanhaji Barat Kosong, Satu Pompa Dilaporkan Rusak

  • Bagikan

ACEH SELATAN | SaranNews  – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.237.454 Labuhanhaji Barat dilaporkan mengalami kekosongan pada Senin (27/10/2025). Kondisi ini dikonfirmasi oleh Manajer SPBU, M. Nasir, yang menyebut kekosongan terjadi karena keterlambatan pasokan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, SPBU tersebut tampak sepi dari antrean kendaraan. Sebuah tanda informasi bertuliskan “MAAF..!! PERTALITE SEDANG DALAM PERJALANAN” juga terpasang di area pompa pengisian.

Saat dikonfirmasi Sarannews, M. Nasir membenarkan bahwa kedua jenis BBM tersebut telah habis. Satu-satunya BBM yang masih tersedia saat itu adalah Pertamax.

“Ia Pak. Untuk sementara di SPBU kita Hanya Tersisa BBM Jenis Pertamax Pak. Untuk BBM jenis Biosolar jam 1 Habis tadi Pak, dan untuk BBM jenis pertalite Baru saja Habis Pak,” ujar Nasir melalui pesan singkat, Senin sore. Ia juga menambahkan, “Untuk BBM jenis Dexlite kita belum ada penebusan Pak.”

Nasir menjelaskan bahwa pengiriman BBM terakhir diterima SPBU pada Sabtu malam. “BBM Masuk Di Hari Sabtu Pak, 25-10-2025 di jam 08 malam,” katanya. Ia merinci pasokan yang masuk saat itu adalah “Biosolar 16.000 Kl” dan “Pertalite 24.000 Kl”.

Pihak SPBU menyatakan tidak ada pengiriman yang masuk pada hari Minggu. Untuk pasokan hari ini, Nasir menyebut masih dalam proses pengantaran dan diperkirakan tiba pada malam hari. “Pengiriman Untuk Hari Senin ini masih dalam perjalanan Pak kemungkinan masuk di Jam 07 sore pak,” jelasnya.

Keterlambatan tersebut, menurutnya, disebabkan armada tangki harus mengantar pasokan ke SPBU lain terlebih dahulu. “Sudah saya hubungi sopirnyanya Pak. Tadi sekitar Jam 2 mereka sedang Antar BBM ke SPBU Alue Bili. Selanjutnya Baru Ke SPBU kita Pak,” tutur Nasir.

Satu Pompa Pertalite Rusak

Selain masalah kekosongan stok, ditemukan juga satu unit pompa pengisian Pertalite yang tidak beroperasi dan diberi tanda “POMPA A RUSAK”.

Terkait hal ini, M. Nasir mengonfirmasi bahwa pompa tersebut telah mengalami kerusakan selama sepekan terakhir. Kerusakan itu spesifik pada bagian meteran.

“Sudah Satu minggu Pak. Kerusakannya meteran tidak jalan saat minyak keluar Pak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pompa yang rusak tersebut merupakan jalur yang dikhususkan untuk sepeda motor. “Ia Pak. Pompa Pertalite untuk Jalur Sepeda Motor. Ada Dua Nozel pak. Satu yg Rusak,” rinci Nasir.

Pihak SPBU mengaku telah menghubungi teknisi untuk perbaikan. “Teknisinya sudah kami hubungi Pak. Tapi belum bisa datang karena sedang ada perbaikan di SPBU lain,” ujarnya.

Nasir memastikan pelayanan akan kembali dibuka seperti biasa segera setelah pasokan BBM tiba di SPBU. “Untuk Pelayanan Kita buka Seperti biasa Pak. Setelah pengantaran BBM Masuk,” tutupnya.[red]

Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *