ACEH SELATAN | SaranNews – Upaya mendorong kemandirian ekonomi desa terus dipacu oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Pulokambing, Kecamatan Kluet Utara. Melalui unit usaha peternakan ayam petelur, desa ini mulai memetik hasil produksi harian sekaligus menekan biaya operasional dengan pengolahan pakan secara mandiri, Jumat (16/1/2026).
Saat ini, BUMG mengelola 400 ekor ayam yang memasuki usia 21 minggu, Meski masih dalam masa pra-produksi dengan hasil 2 papan per hari, usaha ini diproyeksikan akan melonjak hingga 11 papan telur per hari saat memasuki masa produksi optimal.

“Kami mengelola usaha ini secara bertahap. Dengan harga pasar Rp45.000 hingga Rp48.000 per papan, ini menjadi program unggulan desa untuk meningkatkan pendapatan produktif,” ujar Ketua BUMG Pulokambing, Musjidin.
Salah satu kunci efisiensi usaha ini terletak pada penggunaan bahan baku lokal seperti jagung dan bekatul sebagai pakan utama. Pola pemberian pakan juga diatur ketat, yakni 30 persen di pagi hari dan 70 persen di sore hari untuk menjaga kualitas telur.
Keberhasilan BUMG Pulokambing dalam mengelola potensi lokal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi gampong lain di Aceh Selatan untuk menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. (KB)












MANTAP