BANDA ACEH | saranNews — Peran aktif aparat TNI dan Polri dalam penanggulangan bencana banjir di Aceh menuai apresiasi dari kalangan akademisi. Mahasiswa Universitas Iskandar Muda (UNIDA) menilai kesigapan aparat keamanan menjadi kunci keselamatan warga di masa kritis.
Ketua Departemen Agama Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UNIDA, Muhammad Rizal, menyebut kehadiran personel berseragam loreng dan cokelat sangat terasa dampaknya, mulai dari evakuasi di tengah arus deras hingga pembersihan lumpur pascabencana.
“Kami melihat langsung TNI dan Polri turun ke lapangan sejak awal banjir. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tapi ikut kotor-kotoran mengangkat logistik dan membersihkan rumah warga. Ini sisi humanis yang patut diapresiasi,” ujar Rizal di Banda Aceh, Sabtu (3/1/2026).
Menurut pengamatan mahasiswa, sinergi antara TNI, Polri, dan relawan sipil berjalan sangat solid. Kehadiran aparat dinilai memberikan rasa aman (psikologis) bagi para pengungsi yang sedang trauma.
Mahasiswa berharap, pola penanganan bencana yang partisipatif dan humanis seperti ini terus dipertahankan, mengingat Aceh merupakan wilayah etalase bencana yang membutuhkan kesiapsiagaan sepanjang tahun. (Sr)










