BIREUEN | SaranNews — Bagi para pelintas jalur nasional Banda Aceh–Medan, singgah di Keude Geurugok, Kecamatan Gandapura, seolah menjadi ritual wajib. Di sana, Mie Kocok Geurugok telah lama berdiri sebagai ikon kuliner Kabupaten Bireuen yang menawarkan kehangatan kuah kaldu ayam kental bagi setiap pengunjung, Sabtu (24/1/2026).
Hidangan yang namanya diambil dari proses “mengocok” mie saat direbus ini terdiri dari campuran mie kuning, tauge segar, suwiran ayam, dan kentang rebus. Keunggulan utamanya terletak pada kuah kaldu yang kaya akan aroma rempah tradisional. “Kuahnya lebih kental dan gurih dibanding daerah lain. Rasanya penuh rempah,” ujar Rasya, salah seorang pelancong yang rutin singgah, Jumat sore (23/1/2026).
Dengan harga yang sangat bersahabat, mulai dari Rp15.000 hingga Rp20.000 untuk porsi spesial, Mie Kocok Geurugok bukan sekadar hidangan pengganjal perut. Ia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari memori perjalanan lintas provinsi, sebuah identitas rasa yang menandai momen singgah penuh kesan di tanah Bireuen. (DI)











