ACEH SELATAN | SNN — Pasca musibah kebakaran hebat yang menghanguskan 13 unit rumah toko (ruko) di Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, masyarakat Kampung Paya menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban terdampak, Minggu (29/3/2026).
Kebakaran yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.20–02.30 WIB tersebut melalap deretan bangunan semi-permanen dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, para pemilik ruko harus menanggung kerugian besar akibat kehilangan tempat usaha sekaligus harta benda mereka.
Bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kampung Paya ini disalurkan langsung melalui Keuchik Kampung Paya, Zainan Fernando, dan diterima oleh Geuchik Kota Fajar. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Camat Kluet Utara, Alman Paluti, S.STP, serta Kapolsek Kluet Utara, sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian lintas sektor terhadap warga yang terdampak.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras, air mineral, telur ayam, serta sejumlah uang tunai yang sepenuhnya merupakan hasil swadaya dan gotong royong masyarakat Kampung Paya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang saat ini masih berada dalam masa pemulihan pasca-kebakaran.
Keuchik Kampung Paya, Zainan Fernando, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sebanding dengan besarnya kerugian yang dialami oleh para korban. Namun, ia menekankan bahwa bantuan tersebut adalah wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan masyarakatnya.
“Kami menyadari bantuan ini belum mampu menutupi seluruh kebutuhan korban, namun ini merupakan bentuk perhatian dan kebersamaan masyarakat Kampung Paya. InsyaAllah ke depan kami akan terus berupaya menggalang bantuan lanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kluet Utara, Alman Paluti SSTP., M.ec.Dev, sangat mengapresiasi langkah cepat masyarakat Kampung Paya dalam membantu korban kebakaran. Menurutnya, semangat gotong royong dan solidaritas sosial seperti ini menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi berbagai musibah.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan antarwarga serta sedikit banyak membantu meringankan beban para korban kebakaran di Kota Fajar. (KB)












