ACEH BESAR | SaranNews – Saat sebagian besar warga Aceh Besar menikmati santai akhir pekan, kesibukan justru baru dimulai bagi Mail (45). Sejak pukul 07.00 WIB, pria berompi oranye ini sudah berdiri tegak di tepi jalan Pasar Lambaro, Sabtu (10/1/2026).
Tangan kanannya sibuk melambai, mengatur deru kendaraan yang keluar masuk area pasar induk tersebut. Bagi Mail, atau akrab disapa Bang Mail, hari Sabtu bukanlah waktu untuk berleha-leha. Justru, inilah hari “panen” di mana pasar sedang ramai-ramainya.
“Kalau pasar, hari libur malah lebih ramai. Banyak orang belanja, jadi parkiran juga padat,” ujar Mail sembari menyeka peluh.
Warga asal Kecamatan Indrapuri ini mengaku sudah belasan tahun menjalani profesi ini tanpa mengenal tanggal merah. Baginya, libur berarti dapur tidak ngebul.
“Kalau saya tidak turun, ya tidak ada pemasukan. Jadi selama badan masih kuat, tetap kerja,” katanya tegas.
Meski hanya bermodalkan peluit dan rompi lusuh serta sandal jepit yang mulai menipis, Mail menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia memastikan setiap motor tersusun rapi agar tidak memakan badan jalan yang kerap macet.
“Yang penting orang nyaman parkir, kendaraannya aman. Kita jaga sama-sama,” tuturnya.
Di balik hiruk-pikuk Pasar Lambaro, sosok seperti Bang Mail adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi ketertiban lalu lintas. Dari kepingan retribusi parkir itulah, ia menggantungkan harapan untuk menghidupi keluarganya di rumah. (Sr)










