Kebakaran di Rukoh Sempat Dikira Pasar Lamnyong, Ternyata Kandang Ayam Praktik FKH USK Terbakar

  • Bagikan

Banda Aceh | SaranNews – Kebakaran terjadi di kawasan Darussalam, Banda Aceh, pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB pagi. Awalnya, kebakaran diduga terjadi di Pasar Lamnyong, Rukoh, karena kepulan asap tebal terlihat muncul dari sekitar lokasi pasar tersebut. Kondisi itu bahkan terlihat jelas dari Mapolsek Syiah Kuala.

Dengan siaga, dua personel Polsek Syiah Kuala langsung bergerak cepat meluncur ke lokasi TKP menggunakan mobil patroli, serta mengajak wartawan SaranNews yang kebetulan sedang berada di Mapolsek pada saat itu. Namun, setiba di lokasi diketahui bahwa yang terbakar adalah sebuah kandang ayam milik Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK) yang digunakan untuk praktik mahasiswa. Karena posisi kandang tersebut memang berdekatan dengan Pasar Lamnyong, sempat muncul dugaan awal bahwa kebakaran terjadi di kawasan pasar. Setelah memastikan kondisi di lapangan sudah mulai tertangani oleh tim pemadam, anggota Polsek kembali ke markas.

Seorang personel pemadam kebakaran menuturkan bahwa tidak ada laporan resmi yang masuk pada awal kejadian. Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui dari kepulan asap, sehingga petugas langsung bergerak menuju lokasi.

Mahasiswa FKH bernama Rahmad menjelaskan bahwa kandang ayam tersebut memang digunakan untuk kegiatan praktik mahasiswa. “Kandang ayam ini memang dipakai untuk kegiatan praktik perkuliahan,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Api dengan cepat melalap bangunan yang sebagian besar berbahan kayu. Untuk memadamkan kobaran api, petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Upaya pemadaman sempat terkendala karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa, namun kandang ayam luluh lantak dilalap si jago merah, Kanitres Polsek Syiah Kuala AIPDA Samsuardi,SH saat dimintai keterangannya menyampaikan untuk konfirmasi langsung aja ke Humas Polresta, sembari memberikan Nomor kontak untuk dihubungi media, “untuk keterangan pers atau konfirmasi silakan hubungi Humas Polresta ke nomor ini ya”, ujarnya.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi pihak kampus maupun masyarakat sekitar, bahwa fasilitas pendidikan sekalipun memerlukan sistem keamanan yang lebih memadai agar kejadian serupa tidak terulang. [red]

Penulis: Mersal WandiEditor: redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *