BANDA ACEH | SNN — Upaya menyingkap tabir anggaran promosi Museum Aceh dalam APBA 2026 menemui jalan buntu. Meski pihak internal museum sebelumnya telah mengeluhkan keterbatasan dana untuk inovasi digital, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh masih enggan memaparkan angka konkret alokasi anggaran tersebut ke publik, Selasa (3/2/2026).
Dalam penelusuran langsung ke Kantor Disbudpar Aceh, tim saranNews gagal mendapatkan kejelasan mengenai besaran anggaran promosi maupun alasan belum maksimalnya pendanaan untuk program digitalisasi animasi museum. Pihak bagian umum yang ditemui menyatakan tidak memiliki kewenangan dan mengarahkan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas.
Ketertutupan data ini memicu pertanyaan kritis mengenai komitmen pemerintah dalam menjaga etalase sejarah daerah di era digital. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Disbudpar Aceh belum berhasil ditemui untuk memberikan keterangan resmi. saranNews akan terus mengawal penelusuran ini hingga angka pasti dalam dokumen APBA 2026 terungkap ke publik. (TPI)










