ACEH BESAR | SNN – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Besar dipadati antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan, Sabtu (7/3/2026). Fenomena panic buying ini dipicu oleh beredarnya isu di media sosial yang menyebutkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional hanya cukup untuk 20 hari ke depan.
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi area pengisian sejak pagi hingga siang hari. Masyarakat khawatir akan terjadi kelangkaan di tengah bulan Ramadhan, sehingga banyak yang memutuskan untuk mengisi tangki kendaraan secara penuh secara bersamaan.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak berdasar. “Berdasarkan koordinasi kami dengan Pertamina, stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Jangan panik, karena kepanikan justru akan memperparah antrean,” tegas Syech Muharram di Kota Jantho.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan akan terus memantau kelancaran distribusi energi bersama instansi terkait. Warga diminta untuk melakukan pembelian secara wajar sesuai kebutuhan harian guna menjaga stabilitas pasokan di setiap SPBU agar tidak terjadi kekosongan stok akibat lonjakan permintaan yang mendadak. (Sr)












