SaranNews.Net – Miris, nasib para petani di kemukiman Kuta Trieng dan Blang Baru Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan.
Pasalnya, saluran irigasi yang selama ini mengairi areal persawahan di dua kemukiman tersebut rusak parah. Akibatnya, puluhan hektar lahan milik petani teramcam gagal tanam.
Padahal, masyarakat setempat sudah menyampaikan persoalan rusakya saluran iri gasi tersebut kepada pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
Namun, hingga saat ini belum ada respon dan tindakan nyata dalam upaya menangani saluran irigasi yang rusak itu. Tak heran jika masyarakat kecewa dengan sikap cuek bebek pemerintah saat ini.
Anggota DPRK Aceh Selatan Dedi Saputra, ST kepada SaranNews.Net, Rabu 26 Maret 2025 mengatakan ia sudah melihat langsung kondisi saluran irigasi yang terletak di Gampomg Kuta Trieng Kecamatan Labuhan Haji Barat itu.

Begitupun, sebut Dedi Saputra, saluran irigasi tersebut mengairi areal persawahan masyarakat yang ada di Kemukiman Kuta Trieng dan Kemukiman Blang Baru.
“Saya sudah lihat dan turun lansung ke lokasi, kondisi saluran irigasi memang sangat memprihatinkan, butuh langkah cepat dari Pemerintah” kata Legislator Partai Nasden Dapil 4 Aceh Selatan ini.
Lebih lanjut Dedi menjelaskan, untuk penanganannya pihak terkait dalam hal ini Dinas PUPR Aceh Selatan cukup menurunkan alat berat untuk mengatasinya. Kemudian juga, memasang batu gajah untuk menampik atau menimbun pinggir saluran irigasi tersebut.
“Untuk pelaksanaannya, bisa menggunakan dana tanggap darurat yang di Kabupaten Aceh Selatan” lanjut wakil ketua komisi III DPRK Aceh Selatan yang juga putra kelahiran Gampong Suaq Lokan Labuhan Haji Barat.
Dedi Saputra berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi saluran irigasi tersebut.
Sehingga bisa di lakukan penanganan dalam waktu dekat, mengingat masyarakat petani di dua kemukiman tersebut sangat membutuhkan air untuk mengairi sawah mereka.
“Kita minta pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui instansi terkait seger turun ke lapangan apalagi program presiden Prabowo saat ini ada swasembada pangan” ujar Dedi Saputra.
Dedi Saputra juga meminta kepada anggota DPRA
dapil 9 agar memperjuangkan dengan serius hal ini kepada Pemerintah Aceh untuk segera membangun irigasi permanen supaya masalah ini tidak berulang kedepannya.
“Kita juga minta bantuan dari anggota DPRA Aceh Dapil 9 untuk dapat mengusulkan iri gasi permanen ke Pemerintah Aceh” tutup Dedi Saputra.|HS










