Ir. Sulaiman Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Direktur Utama, Setelah Sembilan Tahun Menakhodai Tirta Mountala

  • Bagikan
Ir. Sulaiman, M.Si (kanan) saat meninjau proses pengecekan kualitas air di laboratorium Perumda Tirta Mountala Aceh Besar. Setelah memimpin perusahaan daerah tersebut selama sembilan tahun, ia resmi mengundurkan diri per 2 Februari 2026, dan kepemimpinan sementara kini beralih ke Sekretaris Perusahaan. (Foto: Dok. Istimewa/Sariril Karamah).

ACEH BESAR | SNN — Gejolak kepemimpinan terjadi di tubuh Perumda Air Minum Tirta Mountala Aceh Besar. Ir. Sulaiman, M.Si, secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama yang telah ia emban selama sembilan tahun terakhir, efektif berlaku mulai Senin, 2 Februari 2026.

Melalui pernyataan resminya yang dibagikan ke internal perusahaan, Sulaiman menyampaikan permohonan maaf jika selama masa kepemimpinannya terdapat kebijakan yang tidak sejalan dengan berbagai pihak. “Semua kebijakan yang diambil tidak lain demi kepentingan bersama dan kemajuan daerah,” tulisnya. Ia juga menekankan bahwa langkah ini diambil tanpa bermaksud menimbulkan persoalan baru di internal organisasi.

Guna menjaga kelancaran operasional perusahaan, posisi kepemimpinan sementara akan dijalankan oleh Sekretaris Perusahaan. Pengunduran diri tokoh yang pertama kali dilantik pada 2018 ini terjadi di tengah upaya daerah dalam mempercepat pembangunan SPAM Regional Leupung. Publik kini menaruh harapan besar agar transisi ini tidak mengganggu optimalisasi pelayanan air bersih bagi belasan ribu pelanggan di Aceh Besar. (Sr)

Penulis: Sariril KaramahEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *