Banda Aceh | SaranNews – Hari ini, beberapa peserta terpilih mulai mengikuti program magang nasional yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) melalui platform MagangHub. Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk memperkuat kompetensi lulusan baru dan mempersiapkan mereka terjun ke dunia kerja nyata.
Menurut data Kemnaker, program “Pemagangan Nasional Batch II” dibuka untuk pendaftaran dan mulai dilaksanakan pada 24 November 2025. Para peserta yang hari ini masuk magang berasal dari lulusan perguruan tinggi (D3/D4/S1) yang lulus paling lama satu tahun sejak ijazah, serta telah melakukan registrasi melalui MagangHub dan platform SIAPKerja.
Dalam program ini, peserta akan diterjunkan ke berbagai mitra industri — mulai BUMN, swasta, hingga lembaga pemerintahan — untuk menjalani pembelajaran kerja terstruktur, mendapatkan bimbingan mentor, serta pengalaman langsung pada proyek nyata di lingkungan kerja.
Manfaat yang dijanjikan termasuk uang saku setara upah minimum daerah (UMP/UMK) selama magang serta jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta.
Dengan dimulainya kegiatan hari ini, Kemnaker menekankan bahwa program ini bukan hanya soal “magang” biasa melainkan investasi masa depan bagi tenaga kerja muda Indonesia untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja. Dengan demikian, generasi muda diharapkan bisa lebih siap, kompeten, dan adaptif menghadapi dinamika industri. [Red]









