TAPAKTUAN | Sarannews – Pasca ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan menggantikan sementara H. Mirwan MS yang sedang berhalangan, H. Baital Muqaddis, SE langsung bergerak cepat (“tancap gas”) membenahi penanganan bencana.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh redaksi Sarannews langkah pertama yang diambil H. Baital bukanlah seremonial belaka, melainkan kebijakan strategis terkait nasib korban banjir.
Melalui surat undangan bernomor 005/228/2025 tertanggal 11 Desember 2025, Plt Bupati menginstruksikan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk hadir dalam Rapat Penting pagi ini.
Agenda: Perpanjangan Status Darurat Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat (12/12/2025) pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Vidcon Lantai II Setdakab Aceh Selatan.
Agenda tunggal yang tertulis sangat krusial: “Rapat Terkait Perpanjangan Status Tanggap Darurat di Aceh Selatan”.
Langkah H. Baital memperpanjang status ini dinilai sebagai sinyal kuat untuk memulihkan kepercayaan publik. Jika sebelumnya sempat beredar surat pernyataan “ketidaksanggupan daerah” yang diteken Bupati H. Mirwan, maka rapat pagi ini seolah menganulir keputusasaan tersebut.
Dengan diperpanjangnya status Tanggap Darurat, maka akses terhadap Belanja Tak Terduga (BTT) dan mobilisasi sumber daya daerah dapat kembali dimaksimalkan untuk menolong warga yang masih berkutat dengan lumpur.
Hingga berita ini diturunkan, para pejabat teras Pemkab Aceh Selatan terlihat mulai siap-siap untuk berdatangan ke Gedung Setdakab untuk memenuhi panggilan sang Nahkoda Baru.
Sinyal “Cuci Piring” Dimulai
Undangan rapat perdana H. Baital ini menyiratkan pesan politik yang kuat. Ia tidak memilih diam menunggu H. Mirwan pulang, melainkan langsung mengambil alih kendali krisis.
Memperpanjang status Tanggap Darurat adalah jawaban prosedural yang cerdas. Ini menunjukkan bahwa di tangan Plt, Pemkab Aceh Selatan memilih untuk “Bertarung” mengurus rakyat, bukan “Menyerah” apalagi meninggalkan gelanggang.
Publik menanti, apakah rapat Jumat Keramat ini akan menghasilkan aksi nyata di lapangan, atau sekadar formalitas administrasi baru? Selamat bekerja, Pak Plt.[red]











