BIREUEN | SaranNews – Harapan warga Bireuen untuk kembali memiliki akses jembatan permanen di kawasan Kutablang mulai menemui titik terang. Proyek pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum kini resmi memasuki tahap persiapan teknis guna menggantikan struktur lama yang amblas akibat terjangan banjir bandang.
Hingga saat ini, mobilitas masyarakat masih bergantung pada jembatan darurat (bailey). Namun, PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek telah mulai memacu pengerjaan untuk menjamin keamanan jangka panjang.
Project Production Manager PT Adhi Karya, Iskandar, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah investigasi daya dukung tanah menggunakan metode bor log serta persiapan pekerjaan pelat beton (platbon).
“Pekerjaan persiapan sudah dimulai sejak awal Januari. Karena saat ini kami masih dalam tahap pengujian tanah dan investigasi, progres fisik secara keseluruhan belum bisa dikonversi ke dalam persentase angka tertentu,” ujar Iskandar, Kamis (15/1/2026).
Proyek strategis ini ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan pengerjaan. Jika berjalan sesuai jadwal, jembatan permanen baru ini diperkirakan dapat dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat pada akhir kuartal ketiga tahun 2026. (DI)











