Dapur MBG Kluet Tengah Mangkrak Dua Bulan, Keuchik Malaka: Jangan Diperlama

  • Bagikan

ACEH SELATAN | SaranNews – Keberadaan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, hingga kini masih belum beroperasi. Padahal, infrastruktur pendukung program unggulan pemerintah pusat tersebut dilaporkan telah siap secara fisik sejak lama. Keuchik Gampong Malaka, Kamel, mengungkapkan fakta bahwa fasilitas tersebut sebenarnya sudah eksis di wilayahnya selama dua bulan terakhir, namun aktivitas pelayanan kepada siswa sekolah tak kunjung terlihat hingga pertengahan November 2025 ini.

Dalam keterangannya kepada Sarannews melalui pesan suara, Kamel menjelaskan detail lokasi fasilitas tersebut guna memperjelas keberadaannya. Ia menyebutkan bahwa lokasi dapurnya berada di Dusun Genting, Desa/Gampong Malaka, bersebelahan dengan Gudang Damkar kecamatan Kluet Tengah. Sayangnya, posisi strategis dan kesiapan bangunan fisik tersebut tidak berbanding lurus dengan pelaksanaannya di lapangan. Berbeda dengan kecamatan lain di Aceh Selatan yang sudah berjalan, dapur di Kluet Tengah ini masih sunyi dari aktivitas memasak maupun distribusi makanan.

Selain masalah operasional yang macet, transparansi pengelolaan juga menjadi sorotan pihak pemerintah desa setempat. Kamel menambahkan sebuah fakta ironis bahwa sebagai pemangku wilayah, pihak desa sama sekali tidak mengetahui siapa mitra pengelola SPPG tersebut hingga saat ini. Minimnya komunikasi dan koordinasi dari pihak pengelola atau dinas terkait menyebabkan pemerintah desa tidak dapat memberikan jawaban pasti ketika masyarakat bertanya mengenai kapan program ini akan dimulai.

Menutup keterangannya, Kamel selaku Keuchik Gampong Malaka menyampaikan harapan tegas agar ketidakjelasan ini segera diakhiri. Ia meminta agar fasilitas yang sudah berdiri tersebut segera difungsikan demi pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayahnya. Ia menekankan agar birokrasi atau kendala teknis tidak menghambat hak masyarakat, dengan menyatakan, “jika ini memang program pak presiden Prabowo, sebaiknya jangan diperlama-lama.”, pungkas Kamel.[red]

Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *