Cegah Kerusakan Jembatan Bailey Kutablang, Pemerintah Aceh Batasi Tonase Truk dan Siapkan Timbangan Khusus

  • Bagikan
(Foto: Dok. saranNews/Dhilal Ikhsani)

BIREUEN | SaranNews – Pemerintah Aceh resmi memberlakukan pembatasan operasional kendaraan berat di Jembatan bailey Kutablang, Kabupaten Bireuen, guna melindungi struktur jembatan darurat tersebut dari kerusakan fatal, Senin (19/1/2026). Kebijakan ini mewajibkan setiap kendaraan besar mematuhi batas berat total maksimal 30 ton dan tinggi 4 meter.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan evaluasi kondisi lapangan. Saat ini, petugas di lapangan masih mengandalkan estimasi data empiris untuk memantau tonase truk yang melintas. Namun, pemerintah melalui koordinasi lintas instansi telah menyiapkan dua unit timbangan truk yang akan ditempatkan dari arah Lhokseumawe dan Banda Aceh.

“Penempatan timbangan ini sangat penting agar proses pengawasan terhadap kendaraan besar seperti truk tronton berjalan optimal dan akurat,” ungkap MTA dalam keterangan resminya.

Berdasarkan aturan terbaru, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya meliputi kendaraan dengan maksimal dua sumbu, bus AKAP tiga sumbu, serta armada pengangkut BBM dan gas. Pantauan di lokasi pada Senin siang menunjukkan antrean kendaraan berat masih cukup padat, menandakan pengawasan ketat mulai diberlakukan sambil menunggu operasional timbangan secara penuh. (DI)

Penulis: Dhilal IhsaniEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *