Aliansi Mahasiswa Serukan Gerakan Turun Tangan Bantu Korban Banjir Aceh

  • Bagikan

BANDA ACEH | SaranNews — Aliansi Mahasiswa se-Aceh menyerukan ajakan terbuka kepada seluruh mahasiswa di Tanah Rencong untuk turun langsung ke lapangan membantu penanganan korban bencana banjir dan tanah longsor yang kini melanda sejumlah wilayah di Aceh. Seruan ini disampaikan sebagai bentuk respons cepat dan tanggung jawab moral kaum intelektual muda terhadap kondisi darurat daerah.

Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa se-Aceh, Misbah Hidayat, menekankan bahwa peran mahasiswa saat ini sangat krusial. Menurutnya, tantangan pemulihan bencana kali ini cukup berat dan membutuhkan energi besar dari berbagai pihak, terutama ketika sumber daya eksternal terbatas.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa Aceh untuk menjadi relawan dan turun langsung membantu korban banjir dan longsor. Ketika pemerintah pusat tidak menerima bantuan asing, maka secara otomatis penanganan bencana di Aceh menjadi sangat kompleks dan membutuhkan proses pemulihan yang lebih lama,” ujar Misbah dalam keterangannya.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa para pengungsi sangat membutuhkan dukungan yang tidak hanya bersifat materiel, tetapi juga tenaga fisik dan pendampingan psikososial. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu mengisi celah kekurangan sumber daya manusia di lokasi-lokasi terdampak.

“Pengungsi sangat membutuhkan uluran tangan. Semangat anak muda Aceh yang saat ini sedang menempuh pendidikan di berbagai universitas harus hadir di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar aksi kemanusiaan, tetapi juga bentuk nyata pengabdian,” tambahnya.

Lebih jauh, Misbah mengaitkan gerakan kemanusiaan ini dengan esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai bahwa mahasiswa tidak boleh hanya terkungkung di ruang akademik saat rakyat sedang menderita.

“Ini perlu dilakukan sesuai dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ilmu dan idealisme mahasiswa harus turun ke lapangan, menyatu dengan penderitaan rakyat,” tegas Misbah.

Menutup seruannya, Aliansi Mahasiswa se-Aceh meminta rekan-rekan mahasiswa untuk membuang rasa takut dan ragu. Misbah berharap momentum ini menjadi titik balik bangkitnya solidaritas kolektif mahasiswa lintas kampus di Aceh untuk bekerja sama dengan relawan lokal demi memastikan bantuan tepat sasaran.

“Jangan takut dan jangan resah. Kita sama-sama di sini. Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Ini saatnya mahasiswa Aceh menunjukkan peran dan keberpihakan kepada masyarakat,” pungkasnya.(red)

Penulis: AfrilyaEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *