Akses Penghubung Antar Kecamatan Kluet Utara–Kluet Tengah Rusak, Masyarakat Keluhkan Keselamatan Jalan

  • Bagikan

ACEH SELATAN | SNN – Kondisi jalan lintas Kota Fajar–Menggamat, Kabupaten Aceh Selatan, kian memprihatinkan dan menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Desa Pulo Kambing, berupa lubang besar, badan jalan terkelupas, serta genangan air saat musim hujan yang membahayakan pengguna jalan, Jumaat (27/3/2026).

Kerusakan jalan ini diduga telah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk akibat tingginya intensitas hujan serta sering dilalui kendaraan bermuatan berat. Kondisi tersebut membuat arus transportasi masyarakat terganggu, khususnya pengendara roda dua maupun kendaraan lainnya yang melintas setiap hari.

Jalan lintas tersebut diketahui menjadi akses utama penghubung antar kecamatan dan jalur vital mobilitas masyarakat. Kerusakan yang terjadi tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga menghambat distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi warga.

Tokoh masyarakat setempat, Pak Amir, mengatakan kerusakan jalan tersebut berdampak luas terhadap aktivitas warga. “Akses jalan sangat berdampak pada semua kalangan masyarakat, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas sosial lainnya. Selain itu, jalan ini merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Kluet Utara dengan Kluet Tengah, sehingga kondisinya sangat krusial,” ujarnya.

Keuchik Desa Pulo Kambing, Sudirman, turut menyampaikan harapan agar pemerintah segera melakukan penanganan serius terhadap kondisi jalan tersebut.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun langsung meninjau dan memperbaiki jalan ini. Jalan lintas Kota Fajar–Menggamat merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Jika terus dibiarkan rusak, tentu akan berdampak besar terhadap keselamatan warga dan pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Sudirman.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan perbaikan agar aktivitas warga kembali lancar serta risiko kecelakaan di jalur lintas tersebut dapat diminimalisir. (KB)

Penulis: Khairul BadriEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *