BIREUEN | SaranNews – Kabar gembira bagi pengguna jalan lintas Sumatera. Jembatan darurat (Bailey) Awe Geutah – Teupin Reudeup di Kabupaten Bireuen resmi difungsikan untuk umum mulai Kamis sore (18/12/2025) pukul 17.45 WIB.
Pembukaan jembatan ini menjadi nafas baru bagi jalur logistik Banda Aceh – Medan yang sempat lumpuh akibat putusnya Jembatan Kutablang diterjang banjir bandang akhir November lalu.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, disaksikan warga setempat. Sebelum dilintasi, prosesi adat peusijuk (tepung tawar) digelar dipimpin oleh Pimpinan Dayah An-Nabawi, Waled Basri, untuk memohon keselamatan.
Wajib Tahu: Batas Maksimal 12 Ton Meski sudah dibuka, pengguna jalan wajib mematuhi aturan ketat. Jembatan bailey ini hanya boleh dilalui kendaraan dengan beban maksimal 12 ton. Pembatasan ini mutlak diberlakukan demi menjaga struktur jembatan yang bersifat sementara agar tidak kembali rusak.
Panduan Rute Satlantas Polres Bireuen: Agar tidak tersesat, berikut rekayasa lalu lintas yang ditetapkan:
- Dari Banda Aceh menuju Medan: Masuk via Simpang Empat Matang Geulumpang Dua ➔ Jembatan Awe Geutah ➔ Keluar di Simpang Kulu, Kutablang.
- Dari Medan menuju Banda Aceh: Masuk via Simpang Leubu ➔ Jembatan Awe Geutah ➔ Keluar di Simpang Empat Matang Geulumpang Dua.
Dengan terbukanya akses ini, diharapkan distribusi barang kebutuhan pokok, akses pendidikan, dan mobilitas ekonomi warga yang sempat terhambat kini bisa kembali lancar. (DI)










