BANDA ACEH | SaranNews – Mal Pelayanan Publik (MPP) Banda Aceh terus memantapkan diri sebagai pusat integrasi administrasi yang efisien bagi warga kota. Meski pelayanan berjalan cepat dan minim antrean, aspek pendampingan teknologi bagi warga lanjut usia dinilai masih perlu ditingkatkan, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus pelayanan di berbagai instansi seperti Samsat, Imigrasi, hingga BPJS terpantau lancar. Ibu Eka, seorang warga yang sedang mengurus perpanjangan surat kendaraan, mengapresiasi kecepatan petugas.
“Di Samsat cuma antre tiga orang, jadi pelayanannya cepat,” ungkap Ibu Eka.
Namun, kendala muncul saat warga berhadapan dengan sistem pengambilan nomor antrean secara digital. Ibu Eka mengaku sempat bingung mengoperasikan mesin tersebut karena faktor usia dan ketiadaan petugas pengarah di area mesin antrean.
“Pas ambil nomor antrean agak bingung karena harus pakai sistem digital. Tadi sempat tanya ke pengunjung lain untuk bantuan,” tambahnya.
MPP Banda Aceh sendiri saat ini telah menghadirkan beragam layanan dari puluhan instansi, mulai dari kepolisian, perbankan, hingga berbagai kedinasan tingkat kota dan pusat. Fasilitas pendukung seperti stan kuliner dan pojok baca dari Perpusnas juga tersedia untuk menambah kenyamanan pengunjung.
Adapun operasional MPP berlangsung setiap hari kerja. Senin hingga Kamis pukul 08.30–15.30 WIB (istirahat pukul 12.30–14.00 WIB) dan Jumat pukul 08.30–15.30 WIB (istirahat pukul 11.30–14.00 WIB). Masyarakat berharap kelengkapan fasilitas ini dibarengi dengan petugas pendamping digital yang sigap membantu seluruh lapisan warga, termasuk lansia. (TPI)











