85 Persen Rumah di Beutong Ateuh Hancur, Pemkab Nagan Raya Kebut Usulan 609 Huntara Sebelum Ramadan

  • Bagikan

NAGAN RAYA | SaranNews — Kerusakan akibat banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, mencapai tingkat katastropik. Sekitar 85 persen infrastruktur dan rumah warga dilaporkan rusak total, memaksa ribuan jiwa bertahan di pengungsian.

Merespons kondisi darurat ini, Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung “zona merah” tersebut, Minggu (4/1/2026).

Dalam tinjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan usulan prioritas pembangunan 609 unit Hunian Sementara (Huntara). Pembangunan ini ditargetkan tersebar di empat gampong terdampak parah:

  • Gampong Kuta Teungoh: 222 unit.
  • Gampong Babah Suak: 166 unit.
  • Gampong Blang Puuk: 130 unit.
  • Gampong Blang Meurandeh: 91 unit.

“Pembangunan ini sangat mendesak. Kita berpacu dengan waktu karena sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadan (Februari 2026). Kita tidak ingin warga kita berpuasa di dalam tenda darurat,” tegas TRK.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyambut positif usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa status tanggap darurat masih berlaku dan pemerintah pusat berkomitmen mengganti tenda-tenda pengungsi dengan hunian yang lebih layak huni secepat mungkin.

“BNPB akan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Tenda darurat segera kita ganti, transisi ke Huntara dan Hunian Tetap (Huntap) menjadi prioritas utama di masa pemulihan ini,” janji Suharyanto. (KB)

Penulis: Khairul BadriEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *