ACEH SELATAN | SaranNews — Malam pergantian tahun baru 2026 menyisakan duka mendalam bagi warga Desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Sedikitnya lima unit rumah semi permanen rata dengan tanah dilalap “si jago merah”, Rabu malam (31/12/2025) sekitar pukul 23.40 WIB.

Api dilaporkan berkobar hebat dan dengan cepat merambat karena material bangunan yang didominasi kayu. Warga sempat berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum armada damkar tiba di lokasi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dua hari berselang, Jumat (2/1/2026), Pemerintah Kecamatan Kluet Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Camat Kluet Utara, Alman Paluti, SSTP., M.Ec.Dev, turun langsung menyerahkan bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, selimut, dan perlengkapan harian lainnya.
“Kami hadir langsung untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan darurat. Ini bentuk kepedulian awal pemerintah. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bantuan lanjutan, termasuk perbaikan hunian,” ujar Alman di lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, Camat juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama terkait instalasi listrik dan kompor, mengingat kawasan padat penduduk sangat rentan terhadap rambatan api. (KB)











