ACEH TAMIANG | SaranNews – Penanganan pascabencana di Aceh Tamiang tidak melulu soal fisik bangunan, tetapi juga pemulihan jiwa (trauma healing). Hal ini terlihat saat Presiden RI Prabowo Subianto meninjau lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kamis (1/1/2026).

Didampingi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Presiden menyoroti keberadaan fasilitas taman bermain anak di tengah kompleks pengungsian. Fasilitas ini dinilai vital untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang sempat terenggut oleh banjir bandang.
“Taman bermain ini penting untuk mengurangi trauma dan mengembalikan rasa aman anak-anak kita. Pemerintah berkomitmen menciptakan lingkungan yang ramah anak selama masa pemulihan ini,” ujar narasi pemerintah dalam kunjungan tersebut.
Saat ini, pemerintah tengah mengebut penyelesaian 1.050 unit Huntara berukuran 4,5 x 4,5 meter. Meski bersifat sementara, fasilitas ini dilengkapi kasur, klinik kesehatan, hingga area bermain tersebut.
Rumah Permanen “Danantara” Selain huntara, Presiden juga memastikan program jangka panjang terus berjalan. Pembangunan hunian tetap melalui program Danantara telah dimulai sejak akhir Desember lalu dengan target awal 600 unit rumah permanen di Kecamatan Karang Baru.
Langkah simultan ini diharapkan menjamin korban banjir segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman, sembari menunggu pemulihan ekonomi kawasan secara menyeluruh. (Sr)










