ACEH SELATAN | SaranNews – Papan informasi bertuliskan “Disini Akan Dibangun Koperasi Merah Putih” kini terpampang jelas di sisi jalan Desa Gunung Cut, Kecamatan Samadua. Pembangunan ini merupakan bagian dari realisasi program strategis nasional yang sedang dikebut pengerjaannya di Kabupaten Aceh Selatan.
Dari pantauan Sarannews.net di lokasi pada hari Jumat, area konstruksi sudah dipenuhi tumpukan material. Ribuan batu bata merah tampak tersusun rapi bersama tumpukan kayu bekisting dan material lainnya. Sebuah bedeng sederhana untuk tempat istirahat pekerja dan penyimpanan alat juga telah berdiri.
Saat tim redaksi melintas, lokasi proyek tampak sepi tanpa aktivitas pekerja. Kondisi lengang ini dikarenakan waktu kunjungan bertepatan dengan hari Jumat, yang merupakan hari istirahat bagi pekerja untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Meski demikian, banyaknya material yang sudah standby di lokasi menunjukkan bahwa tahapan fisik pembangunan sudah mulai berjalan.
Program Prioritas Nasional Pembangunan fasilitas ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari kebijakan Koperasi Desa Merah Putih yang digagas oleh Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini diperkuat dengan payung hukum Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 unit koperasi atau satu koperasi di setiap desa. Tujuannya adalah untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa, memotong rantai distribusi yang panjang, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Target 260 Unit di Aceh Selatan Untuk wilayah Kabupaten Aceh Selatan sendiri, pemerintah daerah menargetkan pembentukan 260 unit Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di berbagai desa. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, sebelumnya telah meresmikan peluncuran program ini pada Mei 2025 lalu sebagai tonggak baru ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.
Kehadiran unit Koperasi Merah Putih di Desa Gunung Cut ini diharapkan segera rampung dan beroperasi, sehingga dapat memberikan dampak langsung bagi perputaran ekonomi warga Kecamatan Samadua.[red]











