TAPAKTUAN | SaranNews – Kondisi ruas jalan nasional di kawasan Gunung Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, masih menyisakan kekhawatiran bagi para pengguna jalan. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (12/12/2025), area bekas longsor yang sempat melumpuhkan akses transportasi beberapa minggu lalu tersebut masih terlihat rawan, terutama di tengah kondisi cuaca penghujan yang kembali mengguyur wilayah tersebut.

Jalur yang berada tepat di tikungan tajam ini terlihat licin akibat guyuran hujan dengan permukaan aspal yang basah. Ancaman utama terlihat dari sisi tebing bukit yang kondisinya cukup mengkhawatirkan. Struktur tanah merah di dinding tebing tampak terbuka dan curam tanpa adanya penahan atau turap beton yang memadai. Kondisi tanah yang labil ini berpotensi memicu longsor susulan atau jatuhnya bebatuan besar ke badan jalan sewaktu-waktu, terlebih sisa-sisa material bebatuan dan tanah dari kejadian sebelumnya masih terlihat menumpuk di bahu jalan dan saluran air.
Meskipun arus lalu lintas sudah kembali terbuka dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat seperti truk boks, pengamanan di lokasi terpantau sangat minim. Hanya terlihat sebuah kerucut lalu lintas (traffic cone) yang diletakkan sebagai penanda darurat di sisi jalan yang berbatasan langsung dengan tebing. Minimnya rambu peringatan dan pembatas jalan yang kokoh di titik krusial ini menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengendara yang melintas, khususnya saat berpapasan dengan kendaraan lain di tikungan tersebut.
Sebagai pengingat, kawasan Gunung Batu Itam sebelumnya sempat diterjang longsor hebat yang mengakibatkan akses jalan nasional lumpuh total. Warga dan pengguna jalan yang melintas diimbau untuk mengurangi kecepatan dan tidak berhenti di sekitar area tebing, mengingat potensi pergerakan tanah yang masih sangat mungkin terjadi di tengah intensitas hujan yang tinggi saat ini.










