BANDA ACEH – Sebuah poster digital berisi seruan aksi konsolidasi mahasiswa dan pemuda Aceh Selatan sempat menghebohkan jagat maya dan grup WhatsApp sepanjang hari Minggu (7/12/2025). Namun, berdasarkan penelusuran langsung di lapangan, informasi tersebut dipastikan palsu alias hoaks.
Sebelumnya, poster berlatar merah tersebut menyebar secara berantai (broadcast) ke berbagai kalangan, termasuk masuk ke nomor pengaduan Redaksi Sarannews.net. Dalam poster itu, tertulis ajakan “Konsolidasi Aksi” yang sedianya digelar pada Minggu malam, 7 Desember 2025, pukul 22.00 WIB di Lapangan Tugu Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.
Agenda yang diusung dalam poster tersebut terdengar cukup serius, yakni mendesak Gubernur Aceh dan Kemendagri memberikan sanksi tegas kepada Bupati Aceh Selatan, disertai tagar #PercepatAuditBupatiAsel.
Merespons beredarnya informasi tersebut, Tim Redaksi Sarannews.net langsung melakukan pemantauan dan verifikasi ke lokasi yang disebutkan.
Hingga pukul 22.30 WIB, suasana di Lapangan Tugu USK terpantau normal dan kondusif. Tidak terlihat adanya kerumunan massa mahasiswa, atribut aksi, maupun kelompok pemuda yang melakukan orasi atau rapat akbar seperti yang digembar-gemborkan dalam poster. Lokasi tersebut hanya diisi oleh aktivitas warga dan mahasiswa yang bersantai seperti malam-malam biasanya.
“Kami sudah menyisir lokasi sejak jam yang ditentukan, namun tidak ada tanda-tanda kegiatan konsolidasi dari mahasiswa Aceh Selatan. Informasi di poster tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hoaks,” ujar tim lapangan Sarannews.net di lokasi.
Belum diketahui siapa pihak yang pertama kali membuat dan menyebarkan poster tersebut. Diduga, penyebaran informasi palsu ini dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang ingin menciptakan kegaduhan atau sekadar “cek ombak” di tengah dinamika politik lokal Aceh Selatan yang sedang hangat.
Masyarakat dan mahasiswa diimbau untuk lebih teliti dan tidak mudah terpancing oleh ajakan atau informasi yang sumbernya tidak jelas, serta selalu memverifikasi setiap kabar yang beredar di media sosial.
(Tim Redaksi Sarannews.net)








