BANDA ACEH | SaranNews – Gelap malam tak menyurutkan semangat kemanusiaan. Di bawah penerangan lampu jalan dan sorot kendaraan yang melintas, sebuah tenda putih berdiri kokoh tepat di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Spanduk hitam bertuliskan “Open Donasi” terpampang jelas, menandakan bahwa posko bantuan untuk korban bencana yang digagas Aliansi Mahasiswa Se-Aceh resmi beroperasi.
Pantauan di lokasi hingga malam ini, sejumlah mahasiswa tampak siaga berjaga di dalam tenda. Di sisi luar, tumpukan kardus berisi air mineral dan logistik mulai terkumpul, bukti nyata respons cepat warga Banda Aceh terhadap seruan #RakyatBantuRakyat. Gerakan ini lahir dari keresahan bersama mahasiswa lintas kampus pasca-konsolidasi akbar di PKA, merespons kondisi darurat bencana yang melanda berbagai wilayah di Aceh.
“Posko ini terbuka untuk siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan, baik berupa dana, sembako, pakaian layak pakai, maupun obat-obatan. Kami di sini standby untuk memastikan amanah masyarakat tersalurkan,” ujar salah satu koordinator lapangan yang ditemui di lokasi.
Posko ini dijadwalkan beroperasi mulai tanggal 27 hingga 30 November 2025. Lokasinya yang strategis di pusat kota diharapkan memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin berdonasi sepulang beraktivitas.
Bagi masyarakat yang tidak sempat turun ke jalan, spanduk di posko tersebut juga mencantumkan akses donasi digital yang sangat dibutuhkan saat ini. Bantuan dana dapat disalurkan melalui:
- BSI: 7280639138 (a.n. Mulyani Rizki)
- Bank Aceh: 615-02.20.002895-3 (a.n. Mulyani Rizki)
“Donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung ke wilayah yang terdampak bencana. Di tengah kondisi sulit ini, uluran tangan kita bisa menjadi harapan bagi mereka untuk bertahan dan bangkit kembali,” tutup sang koordinator.[red]












