Kemenag Abdya Bekali Da’i dan Da’iyah untuk Perkuat Dakwah Moderat di Era Digital

  • Bagikan

ACEH BARAT DAYA | SaranNews – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kegiatan Pembinaan Da’i dan Da’iyah Tahun 2025 dengan tema “Perkuat Dakwah Moderat di Era Digital”. Acara yang bertujuan untuk membekali para pendakwah ini diselenggarakan di Aula Lantai II Kantor Cabang Dinas Pendidikan, Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya, pada Kamis (9/10/2025).

Kepala Kankemenag Abdya, H. Marwan Z., S.Ag., M.M., dalam sambutannya saat membuka acara menegaskan pentingnya peran da’i dan da’iyah dalam menjaga kesejukan di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan dakwah di era digital yang dipenuhi arus informasi cepat dan beragam menuntut para pendakwah untuk lebih bijak.

“Da’i dan da’iyah harus menjadi penyejuk umat, menyampaikan pesan agama dengan bijak, serta mampu menghadirkan dakwah yang menumbuhkan persatuan dan cinta tanah air,” ujar Marwan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, para peserta dibekali materi dari berbagai narasumber. Kasat Intelkam Polres Abdya, IPTU Jarot Hasmoro, S.H., yang mewakili Kapolres, menyampaikan materi tentang pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya, Tgk. Fahrizal, membawakan materi tentang penguatan dakwah moderat yang menekankan keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.50 WIB ini diikuti oleh sekitar 35 peserta yang terdiri dari para da’i dan da’iyah se-Kabupaten Abdya serta tokoh agama. Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, Ketua PD Muhammadiyah Abdya Nazli Hasan, Ketua PC NU Abdya Tgk. Junaidi Abdullah, serta para kepala seksi di lingkungan Kemenag Abdya.

Acara juga diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif, di mana para peserta berbagi pandangan mengenai strategi memperkuat pesan damai dan toleran. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.20 WIB ini ditutup dengan suasana penuh keakraban dan sesi foto bersama.

Melalui pembinaan ini, Kemenag Abdya berharap para da’i dan da’iyah dapat menjadi garda terdepan dalam menangkal paham ekstremisme, sekaligus konsisten menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, moderat, dan menyejukkan bagi seluruh masyarakat di Aceh Barat Daya.[JG]

Penulis: Julian GeryEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *