Banda aceh | Sarannews – Kepolisian Sektor (Polsek) Syiah Kuala, Banda Aceh, meningkatkan upaya pencegahan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan serangkaian langkah proaktif di wilayah hukum mereka. Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi kerawanan tindak kejahatan tersebut, khususnya di lokasi ramai dan area parkir.
Upaya pencegahan ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Syiah Kuala, Aiptu Muhammad Yanif Usman, S.T., yang menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan kendaraan pribadi.
Edukasi dan Pemasangan Peringatan
Salah satu fokus utama Polsek Syiah Kuala adalah mengedukasi masyarakat tentang cara paling efektif untuk melindungi sepeda motor mereka.
“Kami terus-menerus memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan kunci ganda pada kendaraan mereka,” ujar Aiptu Muhammad Yanif Usman. Ia menjelaskan bahwa penggunaan kunci pengaman tambahan dapat menjadi penghalang signifikan bagi pelaku curanmor.
Selain sosialisasi langsung, Polsek Syiah Kuala juga mengambil langkah nyata dengan memasang spanduk peringatan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan curanmor. Spanduk besar bertuliskan “WASPADA!!! CURANMOR (Pencurian Kendaraan Bermotor) MOTOR WAJIB PASANG KUNCI GANDA” telah dipasang, seperti yang terlihat di beberapa kawasan strategis dan keramaian. Pemasangan spanduk serupa juga dilakukan di pasar, masjid, dan lokasi keramaian lainnya, khususnya yang berisikan imbauan untuk parkir aman.
Pemanfaatan Media Sosial dan Keterlibatan Masyarakat
Dalam upaya menjangkau generasi muda dan komunitas yang lebih luas, Polsek Syiah Kuala juga memanfaatkan platform digital.
“Kami juga membuat meme dan infografis antisipasi curanmor untuk diunggah ke media sosial dan grup-grup desa. Ini adalah cara modern untuk menyebarkan pesan keamanan dengan cepat dan efektif,” tambah Aiptu Yanif.
Polsek Syiah Kuala juga mendorong partisipasi aktif masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dan segera melapor ke pihak kepolisian jika melihat hal-hal atau orang yang mencurigakan di sekitar tempat parkir atau lingkungan mereka.
Dengan kombinasi patroli, sosialisasi, dan pemanfaatan media komunikasi, Polsek Syiah Kuala berharap dapat menekan angka curanmor dan menciptakan rasa aman yang lebih besar di tengah masyarakat.[red]










