SaranNews.Net | Blangpidie – Warga Gampong Baru Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengapresiasi sikap rasa kepedulian Wakil Ketua DPRK Abdya Tgk Mustiari, atas pengaduan masyarakat setempat terhadapnya.
Pernyataan ini disampaikan warga Gampong Baru, Darwis T Umar serta didampingi sejumlah warga lainnya saat mendampingi pimpinan dewan tersebut tinjau lokasi ancaman terjadinya longsor yang akan menyasar Masjid Al-Ikhlas di Gampong Baro, Kecamatan Jeumpa, pada Minggu 13 April 2025.
“Terima kasih kami ucapkan untuk bapak Mus Seudong (sapaan Mustiari) yang telah peduli dan menyahuti kebimbangan masyarakat,” kata Darwis.
Hal senada juga diutarakan Keuchik Gampong Baru, Azmi mengatakan masyarakatnya selama ini resah dan khawatir tempat ibadah mereka akan dilanda longsor, apalagi mengingat masjid tersebut tempat ibadah satu-satunya di desa setempat yang berada di jalan nasional.
“Selain masyarakat Gampong Baru, masjid ini juga biasa digunakan oleh pengguna jalan yang melintas, jika tertimbun longsor dipastikan ini sangat mengganggu dan juga dapat menghentikan aktivitas beribadah kita di masjid,” jelasnya.
Atas kunjungan yang dilakukan Wakil Ketua I DPRK Abdya dan BPBK Abdya, Azmi mengucapkan terima kasih dan memohon agar dapat segera menindaklanjuti keresahan masyarakat Gampong Baru.
“Untuk bapak Mus Seudong dan BPBK Abdya kami ucapkan terima kasih atas kepeduliannya terhadap fasilitas umum, apalagi ini menyangkut dengan tempat ibadah Masjid Al Ikhlas di Gampong Baru,” ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRK Abdya, Tgk Mustiari meninjau lokasi ancaman longsor atas laporan dan keluhan warga Gampong Baru Kecamatan Jeumpa karena mengancam akan menyasar masjid gampong setempat.
Atas laporan tersebut, Mustiari yang akrab disapa Mus Seudong, turut serta didampingi Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Nazaruddin, melakukan tinjauan kelokasi guna untuk mengambil langkah antisipasi jika ancaman terjadinya longsor.
“Sebelumnya saya mendapat keluhan dan permintaan masyarakat, hari ini secara langsung kita bersama BPBK Abdya turun ke lokasi guna untuk mencegah terjadinya longsor di tempat ibadah kita ini,” ujar Mus Seudong, dilokasi.
Dalam peninjauan itu, politisi Partai Aceh tersebut bersama masyarakat meminta agar BPBK Abdya dapat segera menurunkan alat berat untuk memindahkan material tanah guna mengantisipasi terjadinya longsoran.
“Apabila ini tidak ditanggapi, maka dalam waktu dekat masjid ini dikhawatirkan akan rata dengan tanah urugan dari gunung yang persis berada di belakang masjid,” tuturnya.
Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Wakil Ketua I DPRK Abdya bersama BPBK Abdya berjanji akan segera menurunkan alat berat dalam waktu dekat ini, paling telat pada Rabu 16 April 2025 nanti.
“InsyaAllah paling telat hari Rabu nanti alat berat akan diturunkan ke lokasi,” ucap Mus Seudong. | MT










