SaranNews.Net – Kelompok Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Reguler Kelompok 47 UIN Ar-Raniry beranggotakan 12 orang sukses menggelar Festival Ramadhan di Gampong Miruk Kec. Krueng Barona Jaya Kab. Aceh Besar pada 17-20 Maret 2025 lalu.
Acara ini terselenggara berkat kerja sama antara mahasiswa KPM dan pemuda yang diselenggarakan di Meunasah Gampong Miruk.
Festival Ramadhan ini merupakan salah satu kegiatan besar yang dilaksanakan oleh mahasiswa KPM dalam rangka meningkatkan semangat keagamaan serta menggali potensi anak-anak Gampong Miruk.
Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari yang diikuti sebanyak 37 peserta terdiri dari anak-anak Gampong Miruk. Cabang lomba yang diadakan yaitu lomba mewarnai, membaca Al-Qur’an, adzan dan hafalan surah pendek.Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dan perangkat desa setempat.
Geuchik Gampong Miruk Muhibuddin, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini karena dinilai mampu menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dan mengembangkan keterampilan mereka.
“Kegiatan ini dapat menjadi satu wadah untuk mengembangkan skill atau bakat yang dimiliki oleh anak-anak Gampong Miruk serta menjadi tempat berlatih,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya berdampak positif bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga sekitar yang turut hadir untuk memberikan dukungan kepada para peserta.
Sementara itu, Ketua KPM Reguler Kelompok 47, Akhyar Hariadi berharap agar festival ini bisa terus dilanjutkan, baik oleh KPM berikutnya maupun menjadi bagian dari program rutin desa setiap bulan Ramadhan.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut di setiap bulan Ramadhan, baik itu dari kelompok KPM lain maupun menjadi program rutin aparatur desa. Dengan begitu, anak-anak memiliki wadah untuk menunjukkan bakat mereka dalam cabang perlombaan yang dilombakan,” katanya.
Festival Ramadhan ini berlangsung dengan lancar hingga penghujung acara. Para pemenang lomba mendapatkan piala penghargaan dan sertifikat, sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan keterampilan mereka.
Sementara itu, peserta yang belum berhasil memenangkan perlombaan tetap mendapatkan sertifikat, sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam ajang ini.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan bakat mereka, terutama dalam bidang keagamaan.
Selain itu, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, festival seperti ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Gampong Miruk.(*)










