ACEH SELATAN | SNN – Masyarakat Gampong Ruak, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, mulai turun ke sawah dengan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran parit air persawahan pada Minggu, 12 April 2026. Kegiatan pembersihan ini merupakan langkah persiapan para petani setempat dalam rangka menyambut datangnya musim tanam Gadu pada tahun ini.
Keuchik Ruak, T Zuhar Nizan, menyampaikan bahwa seluruh petani Gampong Ruak hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong tersebut. Secara umum, warga menyambut dengan sangat antusias program tanam serentak yang dicanangkan oleh pemerintah pada tahun ini.
Meskipun memiliki semangat kebersamaan yang tinggi, para petani menghadapi kendala teknis yang cukup berat di lapangan. Sebagian besar saluran tersier pengairan sawah telah mengalami pendangkalan parah akibat tingginya endapan lumpur. Kondisi penyumbatan pada tahun ini dirasakan jauh berbeda dan lebih parah dibandingkan tahun lalu karena volume lumpur yang sangat tebal. Para petani merasa kewalahan dengan kondisi tersebut, dan apabila pengerjaan pembersihan hanya mengandalkan tenaga manusia melalui gotong royong, diperkirakan akan membutuhkan waktu hingga satu minggu baru bisa selesai sepenuhnya.
Melihat beratnya volume pekerjaan di lapangan, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ruak Jaya, Tgk Zazili, menaruh harapan besar kepada dinas terkait agar sudi membantu menurunkan alat berat ke lokasi persawahan. Kehadiran alat berat tersebut dinilai sangat mendesak agar kendala pendangkalan dapat segera teratasi sehingga target tanam serentak bisa berjalan lancar sesuai rencana. Harapan senada juga disuarakan oleh salah seorang petani lainnya, Deri Saputra, yang berkomentar dengan nada tegas mengenai urgensi kehadiran pemerintah. Terkait lambatnya pengerjaan jika tidak dibantu alat memadai, ia menyatakan, “menyo hana tron dinas terkait sang trep but nyo”,ujarnya.[red]












