TAPAKTUAN | SNN – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, memberikan apresiasi terhadap target yang dicanangkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dalam mewujudkan Tapaktuan sebagai Kota Layak Anak (KLA), Jumat (10/4/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terhadap upaya peningkatan kualitas hidup anak, perlindungan hak-hak anak, serta penciptaan lingkungan yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang generasi muda.
H. Mirwan menilai, langkah yang diambil DP3AKB merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Komitmen untuk menjadikan Tapaktuan sebagai Kota Layak Anak harus diwujudkan secara bersama-sama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga peran keluarga, masyarakat, dan dunia usaha,” ujar H. Mirwan.
Ia juga menegaskan bahwa pemenuhan hak anak, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan, serta ruang bermain yang layak, harus menjadi prioritas dalam setiap program pembangunan daerah.
Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak Dinas DP3AKB Aceh Selatan, Drh.Yenni Yulinda mengatakan, “Kami terus mendorong berbagai program strategis guna mendukung pencapaian KLA, mulai dari penguatan regulasi, peningkatan layanan perlindungan anak, hingga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak” ujarnya.
Pada 1 Oktober 2025 Dinas DP3AKB Aceh Selatan juga telah melakukan kordinasi sekaligus Penandatanganan surat Gugus Tugas dengan Bupati Aceh Selatan beserta Ketua TPKK Aceh Selatan untuk memperkuat sinergi satu komando.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Tapaktuan dapat memenuhi indikator sebagai Kota Layak Anak dan menjadi daerah yang ramah bagi generasi penerus bangsa.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan optimis, melalui kerja sama yang berkelanjutan, target tersebut dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak di daerah tersebut. (KB)












