Banda Aceh | SNN – Kelangkaan susu UHT mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Produk yang biasanya mudah ditemukan di rak minimarket maupun toko kelontong kini terlihat kosong, sehingga menyulitkan warga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian, khususnya bagi anak-anak.
Kondisi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat. Susu UHT yang selama ini menjadi pilihan praktis karena daya tahannya yang lama dan mudah dikonsumsi, kini harus dicari ke beberapa tempat sekaligus tanpa kepastian ketersediaan. Tidak sedikit warga yang akhirnya harus beralih ke alternatif lain atau menunda pembelian karena stok yang terbatas.
Kelangkaan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan distribusi susu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan. Program tersebut membutuhkan suplai dalam jumlah besar, sehingga berdampak pada pasokan di tingkat pasar. Masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah dan pihak terkait agar distribusi susu dapat kembali merata dan kebutuhan warga tetap terpenuhi tanpa gangguan. [TP]











