Banda Aceh | SNN – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mendapat prestasi di kancah internasional dengan menempati peringkat ke-14 dunia dalam pemeringkatan SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 pada kategori penguatan riset berbasis keagamaan.
Capaian tersebut turut mengantarkan UIN Ar-Raniry meraih penghargaan dalam ajang Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama yang digelar bersamaan dengan Sidang Kelulusan SPAN-PTKIN 2026 di Surabaya, Jumat (3/4/2026) malam. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof Dr Kamaruddin Amin kepada Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menyebutkan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan kampus dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Ia menegaskan, capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi internasional, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi global.
Dalam pemeringkatan SIR 2026, posisi UIN Ar-Raniry di peringkat ke-14 dunia menempatkannya sejajar dengan institusi global dalam pengembangan riset berbasis keagamaan. Tak hanya itu, UIN Ar-Raniry juga mencatat prestasi di bidang hukum dengan menempati peringkat ke-131 dunia, tertinggi di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Sementara itu, pada bidang antropologi, kampus ini berhasil meraih peringkat pertama di Indonesia dan posisi ke-13 di Asia.
Selain itu, UIN Ar-Raniry juga menempati peringkat kedua nasional pada bidang ilmu sosial rumpun pendidikan, serta menduduki posisi ke-25 di Indonesia. Di bidang filsafat, kampus ini bahkan berhasil menempati peringkat pertama, mengungguli sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof Kamaruddin Amin, memberikan apresiasi atas capaian sejumlah PTKIN yang kini mulai bersaing di tingkat global. Ia menilai, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam mampu menunjukkan kualitas dan daya saing di panggung internasional. [TP]









