ACEH SELATAN | SNN — Kebakaran yang melanda Lorong Taqwa, Gampong Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan pada dini hari menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa nahas tersebut, Sabtu (28/3/2026).
Merespons musibah ini, solidaritas masyarakat langsung bergerak cepat melalui aksi kemanusiaan yang digagas oleh Forum Peduli Kluet Raya (FPKR). Organisasi tersebut berinisiatif membuka donasi darurat melalui grup WhatsApp sebagai bentuk kepedulian awal terhadap para korban.
Aksi penggalangan dana ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Dana yang terkumpul kemudian langsung diwujudkan dalam bentuk bantuan masa panik berupa kebutuhan pokok, seperti mi instan, minyak goreng, dan air mineral.
Ketua Umum FPKR, Tabrani Atim, menyampaikan bahwa bantuan tahap pertama ini disalurkan langsung kepada para korban kebakaran melalui posko darurat yang telah didirikan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami menyerahkan bantuan masa panik ini secara langsung kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, didampingi oleh Keuchik, Mukim Sejahtera, serta panitia setempat,” ujar Tabrani.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam aksi solidaritas tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kebersamaan para donatur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” tambahnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Kotafajar, Novellidya, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan bagi warga terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan setelah musibah ini,” tuturnya.
Sebagai bentuk kepedulian lanjutan, FPKR menyatakan bahwa posko penggalangan bantuan masih terus dibuka untuk memenuhi kebutuhan para korban ke depannya, termasuk perlengkapan sandang, kebutuhan anak-anak, serta dukungan pemulihan pasca-kebakaran. Sinergi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan agar para korban dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. (KB)












