ACEH SELATAN | SNN – Kantor Urusan Agama Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, secara resmi mengeluarkan surat pemberitahuan mengenai perkiraan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri tahun 2026 Masehi. Dalam surat bernomor B-160/Kua.01.01/01/HM.00/03/2026 yang diterbitkan pada tanggal 17 Maret 2026 tersebut, pihak KUA memberikan acuan awal bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Labuhan Haji Barat untuk mempersiapkan diri menyambut hari raya.
Kepala KUA Labuhan Haji Barat, Marhaban, S.Ag, menjelaskan dalam surat tersebut bahwa perkiraan ini disusun berdasarkan rujukan data imsakiyah yang valid. Beliau menyatakan, “Berdasarkan data Imsakiyah Ramadhan tahun 1447 H / 2026 M yang dikeluarkan oleh Badan Hisab dan Rukyat Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, bahwa 1 Syawal 1447 H / 2026 M diperkirakan jatuh pada Hari Sabtu tanggal 21 Maret 2026.” Pernyataan ini ditujukan kepada para Imeum Chiek dan Keuchik Gampong di seluruh wilayah kecamatan untuk diteruskan kepada masyarakat luas.
Meskipun telah mengeluarkan perkiraan berdasarkan perhitungan astronomis atau hisab, pihak KUA tetap mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi yang bersifat final dari pemerintah pusat. Marhaban menekankan dalam dokumen tersebut bahwa, “Namun demikian dianjurkan kepada masyarakat untuk dapat mengikuti siaran resmi dari Pemerintah Republik Indonesia yaitu sidang Isbat penetapan 1 Syawal oleh Kementerian Agama.” Langkah ini diambil untuk menjaga keseragaman dan kebersamaan dalam merayakan hari besar umat Islam secara nasional.
Surat pemberitahuan ini juga telah ditembuskan kepada berbagai pihak terkait di tingkat kabupaten dan kecamatan, mulai dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Selatan, Camat Labuhan Haji Barat, hingga aparat keamanan setempat yakni Polsek dan Danramil Labuhan Haji Barat. Hal ini dilakukan guna memastikan koordinasi yang baik antarinstansi dalam memantau situasi dan kondisi di lapangan menjelang perayaan Idul Fitri mendatang.[red]












