Dari Laut ke Pasar: Pajak Ikan Simpang Empat Hidupkan Ekonomi Warga

  • Bagikan
Kesibukan pedagang dan pembeli di Pajak Ikan Pasar Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, Sabtu (14/3/2026). Pasar tradisional ini menjadi pusat perputaran ekonomi lokal yang menghubungkan langsung hasil tangkapan nelayan pesisir dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. (Foto: SNN/Khairul Badri).

ACEH SELATAN | SNN – Aktivitas jual beli di Pajak Ikan Pasar Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, tetap menjadi jantung ekonomi bagi masyarakat pesisir. Pusat pasar tradisional ini terus membuktikan perannya sebagai penopang kehidupan warga yang menggantungkan nasib pada hasil laut, Sabtu (14/3/2026).

Sejak pagi buta, lapak-lapak sederhana di area pasar telah dipenuhi berbagai jenis ikan segar tangkapan nelayan lokal, mulai dari tongkol, kembung, hingga aneka ikan karang. Kehadiran pembeli yang datang dari berbagai desa di sekitar Kluet Utara menciptakan semarak aktivitas ekonomi yang konsisten setiap harinya.

Bagi warga setempat, pajak ikan ini adalah rantai distribusi yang krusial. Hasil laut yang mendarat langsung dibawa ke pasar untuk menjamin kesegaran dan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Salah seorang pedagang, Agam, mengungkapkan bahwa aktivitas di pasar ini sangat membantu stabilitas ekonomi keluarganya. “Alhamdulillah, hasil jualan di sini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian besar ikan adalah hasil tangkapan nelayan sekitar, jadi perputaran uangnya memang kembali dan berputar di tengah masyarakat kita sendiri,” tuturnya.

Keberadaan Pajak Ikan Simpang Empat menjadi bukti nyata bahwa sektor perikanan masih menjadi pilar utama dalam menunjang kesejahteraan masyarakat pesisir di Aceh Selatan. Warga berharap fasilitas pasar tradisional ini terus terjaga agar roda perekonomian lokal tetap bergerak dinamis. (KB)

Penulis: Khairul BadriEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *